Sunday, October 27, 2019

Main Mode Siluman, Luka Jovic Buat Madrid Turun Posisi

INFO PAGUNTAKA - Main Mode Siluman, Luka Jovic Buat Madrid Turun Posisi Kekalahan pertama bagi Real Madrid terjadi pada pertandingan pekan kemarin. Menghadapi Real Mallorca, raksasa Spanyol tersebut harus menelan pil pahit saat berlaga selama 90 menit. Tentu saja, hasil ini membuat banyak pendukung kecewa terutama bagi sang pelatih, Zinedine Zidane.
Real Madrid menjalani laga pekan kemarin hanya menghadapi tim promosi. Namun, kekuatan yang biasa ditunjukkan Madrid seolah musnah sejak awal babak pertama dimulai. Bahkan, secara menyeluruh penampilan Madrid jauh dari ketangguhannya selama ini.
Satu nama yang cukup dominan menjadi bulan-bulanan sang pelatih adalah Luka Jovic. Sosok pemain yang satu ini dinilai tidak memberikan kontribusi apapun sebagai seorang striker. Jovic tidak bisa bermain impresif seperti yang diharapkan sang pelatih. Padahal Real Madrid telah menghabiskan dana sebesar 60 juta euro  atau setara 962 miliar rupiah, nilai yang cukup fantastis.

Bermain Dengan Mode Siluman
Tidak beruntungnya Madrid saat bertemu dengan Mallorca disinyalir karena kebuntuan striker Luka Jovic. Pemain yang satu ini dianggap sebagai sosok yang paling bertanggung jawab ketika Madrid bertandang ke markas Mallorca pada Minggu (20/10) kemarin.
Hasil yang mengecewakan bagi Madrid ini terpaksa harus diterima oleh pelatih. Bayangkan saja, ketika diharapkan bisa bermain impresif, Jovic justru menjadi striker nol tembakan. Menjadi starter di lini depan Real Madrid, nyatanya tidak membuat tim mendapatkan peluang mencetak gol.
Laga tandang pekan kemarin, Zidane sengaja menempatkan Jovic di lini depan untuk bekerja sama dengan Kareem Benzema. Akan tetapi, striker yang baru direkrut senilai 60 juta Euro itu ternyata hanya mampu bertahan 65 menit di lapangan.

Total tembakan yang berhasil dilesakkan Real Madrid di pertandingan kemarin adalah 13 tembakan. Sayangnya, tidak ada nama Luka Jovic sebagai salah satu contributor dari tembakan tersebut. Justru Sergio Ramos yang tercatat banyak melesakkan tembakan Madrid.
Penguasaan bola di kaki striker Luka Jovic masih sangat minim. Hanya 27 kali menguasai bola dari tim lawan Mallorca, ternyata tidak satu pun yang dilakukan di kotak penalti tuan rumah. Artinya, Luka Jovic tidak bisa disebut sebagai striker andalan bagi Madrid saat ini.

Sebenarnya Luka Jovic cukup memiliki kemampuan sehingga Real Madrid berani membeli dengan harga tinggi. Dia sanggup mundur dengan cepat dalam untuk menjemput bola dan menggiringnya dari sana. Pemain berusia 21 tahun ini sangat berbahaya di dalam kotak penalti. Tercatat, dari 125 tembakannya dari dalam kotak penalti, 59 di antaranya tepat sasaran. Dari luar kotak penalti, 10 tembakan tepat sasaran dari 39 percobaan.

Madrid Tergeser Barcelona
Tidak bisa menjadi ancaman berbahaya bagi Mallorca membuat Luka Jovic sangat mengecewakan di penampilannya musim ini. Dalam pertandingan kemarin, Jovic pun akhirnya digantikan oleh Federico Valverde tepat menit ke 66’ laga babak kedua.
Keputusan mengganti sang striker dilakukan Zidane dengan harapan Real Madrid bisa meraih kesempatan di tiga puluh menit laga tersisa. Sayangnya, kemungkinan taktik Zidane mengganti Jovic dinilai sudah terlambat karena tidak satu pun gol tercipta dari tim tamu.

Sampai babak kedua berakhir, ternyata Real Madrid belum mencetak satu pun gol di kandang Mallorca. Kekalahan dengan skor 1-0 diterima Madrid dengan sangat menyakitkan. Sergio Ramos dan kawan-kawan pun akhirnya pulang tanpa membawa poin di laga kali ini.
Kekalahan Madrid dari tim promosi Real Mallorca secara langsung menggeser posisinya dari pemuncak klasemen La Liga. Barcelona tampil di posisi teratas dengan 19 poin, sementara Madrid terpaut satu poin tertinggal dari klub Catalan tersebut.

Saturday, October 26, 2019

Menjamu Crystal Palace, Unai Emery Waspadai Wilfried Zaha

INFO PAGUNTAKA - Menjamu Crystal Palace, Unai Emery Waspadai Wilfried Zaha   Manajer Arsenal, Unai Emery saat ini sedang mempersiapkan timnya untuk menghadapi Crystal Palace pada gameweek ke-10 Liga Primer Inggris. Saat menghadapi Crystal Palace, ada satu pemain yang cukup diwaspadai Emery. Pemain tersebut adalah Wilfried Zaha. Akhir pekan nanti, Zaha pasti akan cukup merepotkan Arsenal. Oleh karena itu, Unai Emery sudah mengingatkan anak asuhnya agar waspada pada pemain 26 tahun tersebut.


Zaha Jadi Fokus Utama Arsenal
Sebenarnya, Zaha sendiri diketahui adalah salah satu target incaran The Gunners. Sejak musim lalu, Arsenal bahkan sudah nyatakan ketertarikannya. Namun, harga Zaha yang menyentuh angka 100 Juta Euro akhirnya membuat Meriam London mundur. Arsenal akhirnya lebih memilih untuk mendatangkan Nicolas Pépé dari Lille.
Crystal Palace akan berkunjung ke Emirates Stadium akhir pekan ini dengan keadaan terluka. Pasalnya di gameweek sebelumnya, mereka baru saja dibekuk Manchester City dengan dua gol tanpa balas. Akan tetapi, mereka berharap bisa memanfaatkan keterpurukan Arsenal yang baru saja menelan kekalahan dari Sheffield United di gameweek sebelumnya.
Meski Emery mewaspadai Zaha, mantan manajer Sevilla dan PSG tersebut nyatanya masih ragu tentang di mana kekuatan utama Crystal Palace. Zaha memang bisa dibilang sebagai pemain bagus. Pada pertemuan sebelumnya, pemain kelahiran Pantai Gading tersebut sukses jadi aktor protagonis.
Berkat gol Zaha, Palace berhasil jungkalkan Arsenal pada pertemuan terakhir kontra The Gunners. Meski begitu, penampilan Zaha musim ini terbilang masih kurang meyakinkan. Pasalnya dari sembilan penampilannya, Zaha belum pernah mencetak satu gol pun.
“Dia pemain yang sangat bagus dan dia membuat perbedaan dalam banyak pertandingan melawan kami dan melawan tim lain. Tahun ini sepertinya tidak akan berbeda.” Kata Emery tentang Zaha.
“Bagi kami, yang terpenting adalah memperhatikan kapasitas pemain kami di sini, di Emirates. Pada hari Minggu, Crystal Palace datang ke sini dengan perasaan baik. Zaha adalah pemain yang bagus dan dia pasti datang ke sini dengan motivasi tinggi. ” Ujar pria kelahiran Spanyol tersebut.
“Tantangan kami adalah bagaimana cara kami menghentikannya. Tapi yang paling utama adalah bagaimana kami mampu menunjukkan kapasitas terbaik kami.”


Nicolas Pépé Bisa Imbangi Zaha
Salah satu pemain yang bisa mengimbangi Wilfried Zaha sepertinya adalah Nicolas Pépé. Pépé sebelumnya tampil memukau bersama Arsenal di ajang Europa League. Berkat dua gol spektakulernya, Arsenal berhasil memenangkan pertandingan kontra Vitoria Guimares.
“Kami tidak mendatangkan Pépé untuk dua bulan, atau enam bulan atau satu dua tahun. Tapi kami mendatangkannya agar bisa menjadi prospek masa depan kami.” Kata Emery yang saat ini sudah membawa timnya ke peringkat ke-5 klasemen sementara EPL.
“Perkembangannya akan datang, sedikit demi sedikit. Kinerjanya itu bisa membantu meningkatkan permainan kami.” Ungkap Emery. “Saya tidak tahu apakah ia akan bermain atau tidak hari Minggu nanti. Tapi yang pasti ia akan siap dan lebih percaya diri setelah pertandingan melawan Guimares.”
Emery menambahkan, “Kami sangat senang dengan Pépé dan tentu kami berharap lebih banyak padanya. Tapi semua itu butuh proses dan saya tahu kami harus bersabar. Bagi kami dan saya, saat kami siap bermain di bawah tekanan itu berarti kami bisa menjadi lebih baik.”

Friday, October 25, 2019

Nicolas Pépé Lewati Pencapaian Gol Freekick Ronaldo Untuk Juventus

INFO PAGUNTAKA - Nicolas Pépé Lewati Pencapaian Gol Freekick Ronaldo Untuk Juventus Penampilan Nicolas Pépé belakangan ini memang tengah mencuri perhatian. Di setiap kompetisi, penampilan pemain kelahiran Mei 1995 ini memang selalu menjadi sorotan. Saat tampil bersama Arsenal di ajang Europa League, penampilan Pépé juga tak lepas dari pujian. Saat menghadapi Vitoria Guimares, pemain kelahiran Prancis ini ikut menyumbang dua gol bagi The Gunners.

Dua Sepakan Bebas Spektakuler Pépé Menangkan The Gunners
Sepanjang laga, penampilan Nicolas Pépé saat bermain bersama Arsenal saat menghadapi Guimares banyak menuai pujian. Pasalnya, ia sanggup mencetak dua gol yang luar biasa bagi klubnya tersebut. Tak main-main, dua gol tersebut tercipta dengan cara yang identik yaitu sepakan bebas. Dua gol tersebut bahkan menjadi gol penentu kemenangan Meriam London atas wakil Portugal.
Sebelum terciptanya gol Nicolas Pépé, Arsenal lebih dulu tertinggal 2-1 dari Vitoria Guimares. Kemudian di menit ke-75, Nicolas Pépé masuk untuk menggantikan penyerang Arsenal lain, Alexandre Lacazette. Masuknya Pépé terbukti menjadi angin segar bagi The Gunners. Berkat dua golnya, Arsenal akhirnya menangi duel seru itu dengan skor akhir 3-2.
Laga kontra Vitoria Guimares itu bisa dibilang adalah laga terindah bagi Nicolas Pépé. Pasalnya, dua percobaan tendangan bebasnya berhasil meluncur mulus ke gawang Guimares kawalan Miguel Silva.
Freekick pertama terjadi setelah Lucas Torreira dilanggar oleh salah satu pemain Guimares. Pépé yang kemudian didapuk sebagai penendang sukses menghujamkan bola ke pojok kanan bawah gawang Guimares. Sedangkan freekick kedua didapat Arsenal tepat di depan mulut gawang Miguel Silva. Pépé yang sukses mencetak gol di freekick pertama kemudian kembali dipercaya untuk mengambil tendangan tersebut. Alhasil, Pépé akhirnya kembali mencetak gol tendangan bebas di laga tersebut.
Pencapaian Pépé Lewati Pencapaian Ronaldo Bersama Juventus
Dua tendangan bebas tersebut seakan membuktikan kualitas Pépé sebagai salah satu pemain jempolan. Selain itu, cara Pépé mengambil tendangan bebas seperti mengingatkan kita pada sosok Cristiano Ronaldo.
Untuk urusan freekick, Ronaldo memang terkenal dengan akurasinya selama beberapa tahun ke belakang. Meski begitu, saat ini kenyataan nampaknya berkata lain. Belakangan ini, Ronaldo sudah jarang mencetak gol dari eksekusi bola mati. Dalam beberapa tahun terakhir, mega bintang Juventus dan Timnas Portugal ini seakan kesulitan untuk mencetak gol tendangan bebas lagi.
Statistik mencatat, Ronaldo punya 28 kesempatan freekick sejak bermain untuk Juventus. Dari 28 kesempatan tersebut, Ronaldo tercatat belum sekalipun mengonversikannya menjadi gol. Bahkan dari 28 kesempatan, 19 freekick diantaranya harus membentur pagar betis lawan. Beruntung, insting tajam Ronaldo masih bisa tutupi kekurangan tersebut. Bersama timnya, ia terbukti masih bisa lesatkan gol-gol spektakuler ketika sudah berada di kotak penalti lawan.
Sejak membela Manchester United, Ronaldo sejatinya sudah dikenal sebagai seorang penendang freekick yang mematikan. Namun untuk saat ini, akurasinya dalam mengambil bola mati nampaknya sudah berkurang. Mungkin dia bisa kembali belajar dari cara Pépé melakukan tendangan bebas. Terbukti, penampilan Pépé saat mengeksekusi bola mati saat ini nampaknya lebih baik dari pemain asal Portugal tersebut

Prediksi Pertandingan Sevilla vs Getafe, Senin 28 Oktober 2019


INFO PAGUNTAKA - Prediksi Pertandingan Sevilla vs Getafe, Senin 28 Oktober 2019 Sevilla akan menjamu Getafe pada lanjutan jornada ke-10 La Liga Spanyol. Laga ini rencananya akan digelar di markas Sevilla, Estadio Ramón Sánchez Pizjuán. Pertandingan ini akan dimulai pada hari Senin 28 Oktober 2019 pukul 00.30 WIB. Saat ini, Sevilla masih bercokol di urutan ke-6 klasemen sementara La Liga dengan raihan 16 poin. Sedangkan Getafe sendiri masih menghuni posisi sembilan klasemen dengan koleksi 13 angka.

Performa Sevilla Dalam Tiga Laga Terakhir
Di kompetisi La Liga musim 2019/2020, Sevilla sudah memulai start yang cukup baik. Tercatat, mereka bahkan tidak terkalahkan dalam empat jornada pembuka La Liga Spanyol. Namun dalam tiga laga terakhir, performa armada Julen Lopetegui mengalami pasang surut. Dari tiga laga terakhir, Sevilla sukses meraih dua kemenangan. Sementara itu, satu laga lainnya harus mereka lewati dengan tangan hampa.
Perjalanan Sevilla di tiga laga terakhir dimulai pada Senin 30 September lalu. Saat itu, Los Rojiblancos berhasil kandaskan perlawanan Real Sociedad. Kemenangan tersebut nampaknya akan menjadi momentum kebangkitan tim asal Andalusia. Namun sayang, delapan hari berselang, mereka harus kembali menelan kekalahan. Kala itu, Tomáš Vaclík dan kolega harus puas menjadi bulan-bulanan Barcelona dengan kekalahan 4-0.
Meski sempat terpuruk, Sevilla kembali bangkit di jornada ke-10. Pada laga yang digelar tanggal 21 Oktober lalu itu, Los Rojiblancos sukses tumbangkan Levante. Satu-satunya gol kemenangan Sevilla di laga ini dicetak oleh Luuk de Jong. Kemenangan tersebut seakan menandakan kalau Sevilla tengah bangkit. Maka dari itu, mereka pasti akan bermain semaksimal mungkin untuk memenangkan laga ini.

Hasil Serupa Getafe Dalam Tiga Laga Terakhir
Sevilla memang boleh tampil bagus. Namun, mereka tak boleh meremehkan kekuatan calon lawan mereka, Getafe. Meski menelan kekalahan di babak grup Europa League, performa Azulones di La Liga dalam tiga laga terakhir terbilang lumayan. Tiga laga terakhir La Liga sudah dilewati Getafe dengan dua kemenangan dan satu kekalahan.
Tanggal 28 September lalu, Getafe baru saja takluk dari Barcelona. Bermain di kandang sendiri, pasukan Jose Bordalas harus menyerah 0-2 atas Azulgrana. Kalah dari Barcelona, Getafe kemudian bangkit di pekan selanjutnya. Saat bertandang ke markas Sociedad, tim yang berbasis di Madrid ini sukses memetik kemenangan 1-2 atas Sociedad.
Tren kemenangan Getafe kemudian berlanjut ke jornada ke-10 La Liga. Menjamu Leganes, Getafe berhasil memenangkan laga berkat sepasang gol Ángel Luis. Dengan kemenangan ini, Getafe seakan memberi sinyal kalau kekuatan mereka tak bisa dianggap remeh. Lantas, apakah mereka bisa menghentikan laju Sevilla? Patut kita nantikan bersama.

Prediksi Skor Akhir
Duel Sevilla vs Getafe ini diprediksi akan berlangsung seru. Meski begitu, Sevilla nampaknya punya segalanya untuk menangi laga ini. Maka dari itu, laga ini diprediksi akan menjadi milik Sevilla. Sevilla diyakini akan memenangkan laga ini dengan skor setidaknya 1-0.

Hakan Cahanoglu Jadi Man Of The Match  Laga Milan VS Lecce

INFO PAGUNTAKA - Meski gagal menuai kemenangan di pekan Liga Italia dini hari tadi, tampaknya AC Milan masih cukup optimis. Seperti diketahui, pertandingan Serie A pekan ini menyuguhkan penampilan Rosonerri menjamu Lecce di San Siro Stadium. Laga pada Senin (21/10) dini hari tersebut berakhir dengan skor 2-2.


AC Milan menjadi tuan rumah untuk Lecce dan berhasil mendulang satu poin saja dari laga yang berakhir imbang. Meski hanya bermain seri, Milan pun menghargai kerja sama para pemain di atas lapangan. Terutama bagi sang pencetak gol pertama Milan, Hakan Cahanoglu.
Sosok Hakan Cahanoglu bahkan ditetapkan sebagai Man Of The Match dalam laga Milan kontra Lecce. Banyak adegan di atas lapangan yang berhasil membuat Hakan dikenal dengan teknik berlarinya yang luar biasa.


Hakan Bisa Bidik Sasaran Dengan Tepat
Tidak hanya punya kecepatan berlari yang fantastis, ternyata Hakan Cahanoglu juga sukses membidik serangan. Tidak terhitung berapa kali sudah pemain yang satu ini mengandalkan instingnya melesakkan bola sebagai assist kepada rekan satu tim.
Milan pun berhasil unggul terlebih dulu dari gol yang dilesakkan Hakan. Hingga kemudian gol kedua balasan dari Khoma Babacar menyamakan kedudukan tim tamu menjadi 1-1. Namun, gol pertama milik Hakan yang dicetak menit ke 20’ berhasil menyita perhatian.
Gol kedua Milan dicetak oleh striker Krysztov Piatek beberapa saat setelah pemain tersebut masuk ke lapangan. Sang pelatih memasukkan Piatek di babak kedua dan striker berhasil memasukkan bola ke gawang Lecce di menit ke 81’.
Sayangnya, jelang pertandingan berakhir di masa injury time mimpi Milan meraih tiga poin harus pupus. Balasan gol kedua dari Marco Caledroni membuat Rosonerri harus puas dengan satu poin saja di pertandingan pekan ini.
Akibat satu poin yang diterima AC Milan dalam laga dini hari tadi, posisinya pun belum berubah di klasemen. Sampai hari ini Rosonerri tetap menjadi penghuni peringkat 12 klasemen Serie A dengan perolehan sepuluh poin saja.
Menjadi Man Of The Match
Walaupun AC Milan gagal menjadi juara di laga pekan ini, tampaknya bagi Hakan Cahanoglu itu tidak menjadi masalah besar. Sang pemain sudah cukup bangga dengan kontribusinya mencetak satu gol di babak pertama laga ini.
Didaulat menjadi man of the match, membuat pemain asal Turki tersebut merasa sangat bangga. Memang tercatat baru kali ini namanya menjadi pusat perhatian publik San Siro dengan satu gol sumbangan. Rating nyaris sempurna juga diberikan kepada pemain yang satu ini dari situs terkemuka, Whoscored.
Mantan pemain Bayer Leverkusen tersebut mengaku sangat bangga dan akan memperbaiki performanya. Sepanjang permainan kemarin, baru enam tembakan yang berhasil dilesakkan Hakan. Sang pemain pun berjanji akan semakin membuat ancaman bagi tim lawan di laga berikutnya.

Thursday, October 24, 2019

Cetak 50 Gol Bersama City, Gabriel Jesus Jadi Salah Satu Pemain Cadangan Terbaik EPL

INFO PAGUNTAKA -  Cetak 50 Gol Bersama City, Gabriel Jesus Jadi Salah Satu Pemain Cadangan Terbaik EPL Pertandingan antara Crystal Palace melawan Manchester City berakhir dengan skor 0-2 untuk kemenangan tim tamu. Dalam laga lanjutan kompetisi English Premiere League tersebut, terdapat beberapa catatan menarik.
Gabriel Jesus pemain kelahiran Sao Paulo Brasil ini menjadi salah satu pencetak gol pada laga Sabtu (19/10) tersebut, mencatatkan gol ke 50 bersama Manchester City. Pemain asal Brasil tersebut menjadi salah satu pemain tersubur yang sayangnya sering duduk manis di kursi bangku cadangan. Namun prestasinya telah mengangkat namanya disejajarkan dengan sejumlah nama yang mahsyur di jagad sepak bola dunia.

Pemain Brasil Ketiga yang Cetak 30 Gol di EPL
Sumbangan satu gol ke gawang Crystal Palace oleh Gabriel Jesus akhir pekan kemarin menjadi sebuah catatan manis untuk striker 22 tahun tersebut. Ia menambah koleksi golnya bersama tim Manchester Biru di kompetisi kasta tertinggi tanah Britania.
Di EPL, Jesus berhasil mengumpulkan total 30 gol dalam 4 musim terakhir. Sejak didatangkan City dari Palmeiras di awal musim 2016/2017 lalu, Jesus memang kerap melakukan serangan tajam ke gawang lawan.
Koleksi 30 golnya menjadikan Ia sebagai pemain Brasil ketiga yang mampu melakukannya di EPL. Jesus menyusul 2 seniornya di Timnas Brasil, Philip Coutinho dan Roberto Firmino. Coutinho berhasil mengumpulkan 41 gol saat bermain untuk Liverpool di tahun 2012 hingga 2018. Sedangkan Firmino hingga kini berhasil mencetak 51 gol bersama tim yang sama sejak musim 2015/2016.
Jumlah gol Gabriel Jesus berpotensi untuk terus bertambah mengingat perannya yang cukup penting di skuad Manchester City. Di bawah asuhan Pep Guardiola, Jesus diplot sebagai pelapis Sergio Aguero di ujung tombak.

Spesialis Pemain Pengganti
Sejak awal kedatangannya ke Etihad Stadium, Juli 2016, Gabriel Jesus memang diplot sebagai pemain pelapis. Di usianya yang kala itu masih 19 tahun, Ia dipercaya untuk bergabung bersama skuad utama Manchester City. 7 gol dari 10 penampilan menjadi bukti nyata kehebatan pemuda Brasil tersebut.
Hingga musim-musim berikutnya posisinya di skuad The Citizens masih sama. Musin ini, Pep Guardiola menempatkan Jesus sebagai pelapis striker utama, Sergio Aguero. Di kala Aguero mengalami kebuntuan, Pep selalu menggantikannya dengan Jesus.
Ia dipercaya sebagai super sub, atau pemain yang selalu tampil menawan ketika dimasukkan sebagai pemain pengganti. Sejak awal bergabungnya Jesus bersama City, ia masuk sebagai pemain pengganti sebanyak 36 kali dan mencetak hampir 10 gol.
Dari 6 penampilannya bersama Manchester biru di EPL musim ini, Jesus berkontribusi pada 3 gol untuk Man City. Total torehan gol Jesus mencapai 30 gol di EPL. Hal ini menjadikannya sebagai pemain cadangan paling produktif di EPL dalam 5 tahun terakhir.
Diproyeksikan Menjadi Suksesor Aguero
Di usianya yang masih menginjak 22 tahun, prestasi Gabriel Jesus memang cukup bersinar. Ia selalu menjadi tumpuan di ujung tombak Timnas Brasil. Ia juga turut membantu negaranya meraih berbagai trofi bergengsi tingkat internasional.
Bersama klubnya, Manchester City, Jesus masih kalah bersaing dengan bomber Argentina, Sergio Aguero. Ketajaman Jesus memang tak lebih baik dari Aguero. Namun, Jesus dinilai memiliki kemampuan membaca permainan lawan dengan baik. Hal ini yang membuat Guardiola sering memasukkan Jesus sebagai pemain pengganti di saat timnya mengalami kebuntuan.
Jika mampu tampil konsisten, Jesus memiliki kesempatan besar untuk menjadi penyerang utama City. Terlebih lagi, Aguero yang sudah mulai menua membuat City harus segera menemukan penggantinya.

Prediksi Bola Arsenal Vs Vitoria Guimaraes Jumat 25 Oktober 2019

INFO PAGUNTAKA - Arsenal akan bertanding melawan Vitoria Guimaraes dalam pertandingan lanjutan Liga Europa grup F. Pertandingan akan segera berlangsung pada Jumat (25/10/19) nanti di Emirates Stadium yang merupakan markas dari Arsenal.
Sejauh ini Arsenal berhasil mengumpulkan poin penuh yaitu enam poin dari dua pertandingan terakhir. Arsenal pun kini sedang memuncaki tabel klasemen sementara grup F Liga Europa.
Sementara itu Vitoria Guimaraes belum meraih satu pun poin dari dua pertandingan yang sudah mereka jalani sejauh ini. Vitoria Guimaraes pun kini menempati dasar tabel klasemen sementara grup F Liga Europa.

Arsenal Belum Merasakan Kebobolan Di Liga Europa
Arsenal akan menjamu Vitoria Guimaraes pada Jumat nanti dalam grup F Liga Europa. Tim tuan rumah Arsenal ingin menjaga catatan gemilang mereka sejauh ini di Liga Europa.
Dari dua pertandingan terakhir Arsenal di Liga Europa, selain meraih poin penuh Arsenal juga belum merasakan satu pun kebobolan. Hal tersebut membuat selisih gol Arsenal saat ini berjumlah 7 gol sejauh ini.
Pertandingan pertama Arsenal di grup F Liga Europa musim ini, mereka berhasil meraih cleansheet saat bertanding melawan Eintracht Frankfurt. Pertandingan yang berlangsung pada 19 September tersebut berakhir dengan skor tiga gol tanpa balas atas tim tuan rumah Eintracht Frankfurt.
Sementara itu di pertandingan selanjutnya, Arsenal bertanding melawan Standard Liege di markas sendiri. Pertandingan yang berlangsung pada 4 Oktober lalu tersebut berakhir dengan skor telak empat gol tanpa balas bagi kemenangan Arsenal.
Vitoria Guimaraes Akan Berusaha Meraih Poin Saat Melawan Arsenal
Vitoria Guimaraes akan bertandang ke markas Arsenal pada Jumat nanti. Dibalik hasil negatif Vitoria Guimaraes dalam beberapa pertandingan terakhir, tim tamu siap meraih poin atas Arsenal.
Meskipun belum meraih satu pun poin di grup F Liga Europa, Vitoria akan berjuan sekeras mungkin untuk mencuri poin dari Arsenal pada Jumat nanti. Hal tersebut untuk mempersulit Arsenal untuk lolos dari fase grup F Liga Europa musim ini.
Vitoria Guimaraes belum meraih kemenangan dalam dua pertandingan terakhir pertandingan Liga Europa. Hal tersebut membuat Vitoria Guimaraes terpaksa menempati peringkat dasar grup F.
Tim tamu Vitoria Guimaraes gagal meraih poin saat bertanding melawan Standard Liege dan Eintracht Frankfurt dalam dua pertandingan terakhir. Saat bertanding melawan Eintracht Frankfurt, Vitoria Guimaraes menelan kekalahan dengan skor 0-1. Kemudian Vitoria Guimaraes kembali menelan kekalahan dari Standard Liege dengan skor akhir 2-0 saat itu.
Di pertandingan terakhir, Vitoria Guimaraes ditahan imbang oleh Sintra di markas mereka. Pertandingan yang berlangsung pada 19 Oktober tersebut berakhir dengan skor akhir 1-1 bagi Vitoria Guimaraes dan Sintra.
Prediksi Pertandingan Arsenal VS Vitoria Guimaraes
Arsenal nampaknya akan menang mudah saat bertanding melawan Vitoria Guimaraes. Pertandingan diperkirakan akan berakhir dengan skor 3-0 bagi kemenangan Arsenal atas Vitoria Guimaraes.

Prediksi Bola Partizan Belgrade Vs Manchester United Kamis 24 Oktober 2019

INFO PAGUNTAKA -  Partizan Belgrade akan bertanding melawan Manchester United dalam pertandingan lanjutan Liga Europa grup L. Pertandingan tersebut akan berlangsung pada Kamis (24/10/19) nanti di stadion Partizana yang merupakan markas dari Partizan Belgrade.
Sejauh ini Partizan Belgrade meraih sebanyak empat poin dari dua pertandingan terakhir yang mereka jalani. Partizan Belgrade kini memuncaki tabel klasemen grup L Liga Europa sejauh ini.
Sementara itu Manchester United juga memiliki raihan poin yang sama dengan Partizan Belgrade yaitu sebanyak empat poin. Namun sayangnya Manchester United menempati peringkat kedua di grup L Liga Europa karena kalah selisih gol dari Partizan Belgrade.

Partizan Belgrade Siap Jegal Manchester United Di Markas Sendiri
Partizan Belgrade akan menjamu Manchester United di markas sendiri pada Kamis nanti. Tim tuan rumah Partizan Belgrade akan memanfaatkan kesempatan bermain di markas sendiri untuk meraih tiga poin dari Manchester United.
Empat poin milik Partizan Belgrade berhasil mereka raih dari satu kemenangan dan satu kali hasil imbang. Hasil tersebut pun membuat Partizan Belgrade kini duduk di pucuk tabel klasemen Liga Europa grup L musim ini.
Di pertandingan pertama Partizan Belgrade ditahan imbang di markas sendiri oleh AZ Alkmaar pada pertandingan Liga Europa grup L musim ini. Pertandingan yang berlangsung pada 20 September lalu berakhir dengan skor sama kuat yakni 2-2 bagi Partizan Belgrade dan AZ Alkmaar saat itu.
Kemudian di pertandingan selanjutnya, Partizan Belgrade berhasil meraih kemenangan saat bertanding melawan Astana. Pertandingan yang berlangsung pada 3 Oktober lalu tersebut berakhir dengan skor akhir 1-2 bagi kemenangan Partizan Belgrade atas Astana.
Di pertandingan kandang terakhir Partizan Belgrade gagal meraih kemenangan saat bertanding melawan Vozdovac. Pertandingan yang berlangsung pada 6 Oktober tersebut berakhir dengan skor akhir 1-2 bagi kemenangan Partizan Belgrade atas Vozdovac saat itu.

Manchester United Berambisi Raih Tiga Poin Di Markas Partizan Belgrade
Manchester United akan berkunjung ke markas Partizan Belgrade pada Kamis nanti dalam lanjutan pertandingan grup L Liga Europa. Tim tamu Manchester United tengah berambisi untuk meraih tiga poin untuk memuluskan jalan mereka untuk melangkah ke fase berikutnya.
Dari dua pertandingan yang sudah dijalani oleh Manchester United, mereka meraih satu kali kemenangan dan satu kali hasil imbang. Dengan hasil tersebut, Manchester United berhasil meraih empat poin sejauh ini di Liga Europa grup L musim ini.
Di pertandingan terakhir Manchester United di Liga Europa grup L, mereka ditahan imbang saat bertanding melawan AZ Alkmaar. Pertandingan yang berlangsung pada 3 Oktober tersebut berakhir tanpa gol saat itu.
Prediksi Pertandingan Partizan Belgrade Dengan Manchester United
Pertandingan pada Kamis nanti nampaknya akan dimenangkan oleh Manchester United. Tim tamu Manchester United diperkirakan akan mengakhiri pertandingan dengan skor 0-2 atas tim tuan rumah Partizan Belgrade.

Wednesday, October 23, 2019

Prediksi AS Roma VS Borussia Monchengladbach 25 Oktober 2019, Sengitnya Kualifikasi Grup J

INFO PAGUNTAKA - Prediksi AS Roma VS Borussia Monchengladbach 25 Oktober 2019, Sengitnya Kualifikasi Grup J  Pertandingan lanjutan kompetisi Liga Champions tengah pekan ini menyuguhkan kualifikasi grup putaran ketiga. Satu pertandingan yang diyakini akan krusial adalah laga antara AS Roma menghadapi klub Monchengladbach di stadion Olimpico. Persaingan sengit kedua tim berlangsung pada Jumat (25/10) dini hari.
Memastikan diri bisa meraih tiket ke babak berikutnya menjadi harapan AS Roma saat ini. Mampu bertengger di peringkat pertama klasemen Grup J kualifikasi Champions, membuat Roma cukup ditakuti. Kini, klub Serie A tersebut mengoleksi empat poin.
Sementara Monchengladbach baru mendapatkan satu poin hiburan dan berada di posisi ketiga. Bertandang ke markas AS Roma, sepertinya klub asal Belanda ini akan disuguhkan tekanan yang impresif dari tuan rumah. Simak prediksinya!

Pertandingan Sebelumnya Kedua Tim
Melihat hasil pertandingan sebelumnya antara kedua tim, memang AS Roma belum cukup meyakinkan di beberapa laga. Hanya satu kali meraih kemenangan dari lima pertandingan bukanlah catatan yang bagus untuk sebuah tim.
Sementara bagi Monchengladbach, pertandingan menghadapi Roma nantinya sudah dibekali dengan performa yang cukup bagus. Setidaknya klub mencatatkan tiga kali kemenangan dari lima pertandingan terakhirnya melawan Fortuna Deseldorf, Hoffenheim, hingga Augsburg.
Head to head kedua tim antara Roma dan Mochengladbach menunjukkan statistik yang belum meyakinkan. Roma lebih unggul dalam catatan pertandingan, sehingga kemungkinan nanti bisa mengimbangi permainan dari Monchengladbach di putaran ketiga.
Jika melihat catatan demikian, AS Roma masih memiliki peluang untuk meraih tiga poin kandang. Di putaran ketiga kualifikasi grup J sepertinya tuan rumah bisa menuai kemenangan setidaknya dengan jumlah gol tipis saja.

Permainan AS Roma Lebih Unggul
AS Roma punya komposisi pemain tengah dan lini pertahanan cukup solid. Meski banyak meraih hasil imbang di lima laga terakhir, Roma tidak pernah kebobolan lebih dari satu gol dibanding lawan mainnya. Tentu saja berkat performa apik dari Kolarov dan kawan-kawan.
Sang pelatih diprediksi juga tetap menurunkan Kolarov CS untuk mengisi lini belakang AS Roma. Taktik dengan mengandalkan kekuatan lini tengah akan menjadi strategi Paulo Fonseca dalam laga kandang kali ini.
Sementara Monchengladbach menunjukkan dominasi yang kurang bagus di lini depan. Permainan striker Embolo dinilai belum meyakinkan untuk menembus pertahanan tuan rumah. Apalagi, klub yang pekan kemarin kalah dari Dortmund ini juga punya pemain tengah pasif.
Beberapa nama yang ditampilkan dalam laga Monchengladbach juga masih belum cukup bagus performanya. Kondisi pemain tengah Kramer dan Thuram di pekan lalu sangat mengecewakan. Ini bisa menjadi masalah bagi tim tamu jika tetap memasang kedua pemain tersebut dengan strategi yang sama.
Taktik dari AS Roma yang selama ini mengandalkan lini tengah untuk memaksimalkan umpan ternyata bisa menjadi solusi. Jika nantinya tim tamu lengah di lini belakang, otomatis Kalinic akan lebih mudah menembus pertahanan Monchengladbach.

Prediksi AS Roma VS Monchengladbach: 1-0

Prediksi Bola Lille Vs Valencia Kamis 24 Oktober 2019

INFO PAGUNTAKA - Lille akan bertanding melawan Valancia dalam pertandingan lanjutan Liga Champions Eropa grup H. Pertandingan tersebut akan segera dilaksanakan pada Kamis (24/10/19) nanti di Stade Pierre-Mauroy yang merupakan markas dari Lille.
Sejauh ini Lille belum mampu meraih satu pun poin di grup H dalam dua pertandingan terakhir yang telah mereka jalani. Hal tersebut membuat Lille harus duduk di peringkat keempat pada tabel klasemen sementara grup H Liga Champions Eropa.
Sementara itu kini Valencia tengah menempati peringkat kedua pada tabel klasemen sementara grup H Liga Champions Eropa. Valencia sejauh ini juga sudah meraih sebanyak tiga poin dalam dua pertandingan terakhir mereka.

Lille Incar Poin Perdana Saat Melawan Valencia nanti
Lille yang akan menjadi tim tuan rumah pada Kamis nanti sejauh ini belum meraih poin di grup H Liga Champions Eropa. Mereka akan siap meraih poin perdana di markas sendiri saat Lille bertanding melawan Valencia pada Kamis nanti. Minimal Lille harus meraih satu poin dalam pertandingan melawan Valencia tersebut.
Di pertandingan pertama Lille menelan kekalahan telak saat bertandang ke markas Ajax. Pertandingan tersebut berakhir diakhiri oleh Ajax dan meraih kemenangan dengan skor tiga gol tanpa balas atas tim tamu Lille.
Sementara itu di pertandingan selanjutnya, Lille kembali menelan kekalahan saat bermain di kandang sendiri melawan Chelsea. Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 1-2 bagi kemenangan Chelsea atas Lille saat itu.
Di pertandingan terakhir, Lille gagal meraih poin dari tim tuan rumah Toulouse. Toulouse berhasil memenangkan pertandingan dengan skor akhir 2-1 atas tim tamu Lille beberapa waktu yang lalu.

Tiga Poin Untuk Menjaga Kesempatan Lolos Valencia Dari Fase Grup
Valencia akan segera bertandang ke markas Lille pada Kamis nanti dalam lanjutan pertandingan Liga Champions Eropa grup H. Tim tuan rumah Lille dibayangi oleh sejumlah hasil buruk beberapa pertandingan terakhir. Hal tersebut tentu akan Valencia manfaatkan untuk meraih kemenangan pada Kamis nanti.
Di pertandingan pertama Valencia berhasil meraih kemenangan tipis saat bertanding di markas Chelsea. Valencia berhasil mengakhiri pertandingan dengan skor akhir 0-1 atas tim tuan rumah Chelsea.

Sementara itu di pertandingan selanjutnya, Valencia gagal meraih poin saat mereka bertanding melawan Ajax. Valencia menelan kekalahan telak dari Ajax dengan skor tiga gol tanpa balas saat bertanding di markas sendiri beberapa waktu lalu.