Monday, May 1, 2017

May Day 2017, Jalan Santai FKUI SBSI PT Intracawood MFG

Info Paguntaka - Memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) tentu bisa dilakukan dengan banyak cara, tidak hanya dengan melakukan aksi turun ke jalan. Federasi Konstruksi Umum dan Informal (FKUI) Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) PT Intracawood MFG memilih melakukan aksi Jalan Santai bersama anggota dan keluarganya di wilayah Juata Permai. Aksi yang diikuti oleh ratusan peserta ini cukup cukup sukses.

“Mumpung liburan, kita ajak anggota kita untuk refreshing bersama keluarga dengan jalan sehat keliling kampung. Dan Alhamdulillah, panitia bekerjasama dengan berbagai pihak bisa memberikan hadiah door prize yang lumayan banyak kepada peserta.” Raden Yusuf atau yang lebih dikenal dengan nama panggilan Mas Jojo memberikan keterangan pada Info Paguntaka.

Selain door prize, peserta juga mendapatkan hiburan dari beberapa peserta Jalan santai yang tampil naik ke panggung berjoget dan bernyanyi.











Perjuangan kita masih panjang...
Buktikan bahwa buruh bersatu,,, kita menang!

Menyanyikan Lagu Indonesia Raya
  

Seseorang mulia bukan karena apa yang dimilikinya tapi karena pengorbanannya untuk
memberikan manfaat bagi orang lain.

Friday, April 28, 2017

Jumat Kedelapan; Masjid Al Bahri Jl. Yos Sudarso Tarakan

Info Paguntaka – Ada tiga masjid di sepanjang Jalan Yos Sudarso yang letaknya cukup berdekatan tapi saya memilih yang paling ujung mendekati pelabuhan, Masjid Al Bahri. Masjid ini memang berada di kompleks pelabuhan. Diapit oleh dua kantor besar, Pelindo 4 dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Tarakan, di seberang Jalan lebih megah lagi, Kantor PT Pertamina (Persero) Terminal BBM Tarakan. Jamaah Jumat sebagian besar adalah pegawai Pelabuhan, dan ketiga perkantoran tersebut di tambah para sopir taksi yang memilih sholat Jumat di sini, karena bisa parkir di pinggir jalan dekat masjid.

Al Bahri, atau laut yang sudah diadaptasi dalam bahasa Indonesia menjadi Bahari meski tak berada di tengah laut di dirikan oleh Dinas Perhubungan Laut untuk pegawai dan karyawannya dan tentu saja masyarakat sekitar. Sayang tak banyak pengumuman yang ditempel sehingga kita bahkan tak tahu kepengurusan Masjid dan keterkaitannya dengan Kesyahbandaran.
Sempat mutar sekali sebelum kembali ke Masjid Al Bahri. Pemandangan perkantoran di kanan kiri dan seberang jalan dekat Masjid membuat saya tak bisa melewatkan untuk menjepretkan kamera.







 Jamaah semakin banyak dan memadati ruang utama masjid. Saya hitung,  ada 10 shof yang bisa tertampung. Letak mihrab yang  persis berada di pojok, membuat masjid ini terlihat unik Ruang utama Masjid nyaris penuh, saat Khotib Ustad Umar, SE naik ke mimbar dan menyampaikan khotbahnya.


Diawali dengan ajakan untuk bersyukur pada Allah, atas nikmat tak terhitung yang dilimpahkan pada kita, diantaranya;  nikmat sehat, iman, Islam dan umur panjang sehingga bisa sholat jumah berjamaah di Masjid Al bahri ini. Setelah bersholawat pada Rosullullah SAW dilanjutkan dengan ajakan tuk selalu meningkatkan iman dan taqwa khotib menyampaikan QS. Jumat ayat 9 – 10.



Kita tak boleh meninggalkan sholat jumat, bahkan bersegera menunaikannya dengan meninggalkan urusan dunia kita. Tapi tentu saja kita bisa beratifitas kembali dengan urusan pekerjaan tersebut.
Di akhir khotbah, Ustadz Umar menyampaikan bahwa manusia terbaik adalah mereka yang panjang umur dan baik amalnya. Ini sesuai dengan  sebuah hadist; dari Abdullah bin Busr radhiyallahu ‘anhu, bahwa ada seorang Arab Badui berkata kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam: “Wahai Rasulullah, siapakah sebaik-baik manusia?” beliau menjawab: “Orang yang paling panjang umurnya dan baik amalannya” (Shahih, HR. At Tirmidzi, Ahmad, (Shahih Targhib wat Tarhib no. 3363)
Semoga kita semua diberikan umur panjang dan selalu bisa beramal baik untuk kehidupan kita. Amin...








Qs. QS. Jumat ayat 9 – 10.
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila telah diseru untuk melaksanakan salat pada hari Jumat, maka segeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. Apabila salat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kamu di bumi; carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak agar kamu beruntung.”

Profil Masjid:
ID Masjid         : 01.6.34.05.03.000007
Status Tanah         : Wakaf
Tahun Berdiri         : 2003
Daya Tampung Jamaah    : 300
Jumlah Pengurus     : 5
simas.kemenag.go.id


    

===========&*&===========


Sekadar Info





Banyak Tanda Rahasia - Ternyata, beberapa sisi Masjid Nabawi memiliki tanda rahasia. Beberapa pilar ditandai secara khusus untuk mengingatkan tempat itu di masa lalu adalah lokasi yang penting. Banyak jamaah yang tidak mengetahui hal ini.
.


Tuesday, April 25, 2017

Bazar Rabu Pagi RKB Tarakan

Paguntaka.info - Kepada warga tarakan yang ingin mengenal lebih dekat tentang Rumah Kreatif dan Produk - Produk Kreatif UMKM KOTA TARAKAN. BAKING & COOKING DEMO GRATIS, "Mocktail Ramadhan" Silahkan datang pada hari rabu, pukul: 8:00 s/d 14:00 WITE di area parkir TELKOM, Jl. Mulawarman No.: 01 Tarakan.


Kata Bijak Hari Ini:
Ada dua hal yang harus Anda lupakan: Kebaikan yang Anda lakukan kepada orang lain dan kesalahan orang lain kepada Anda.

Monday, April 24, 2017

Membuat Pot Dari Karung Bekas II

Karung bekas memang bisa kita manfaatkan sebagai media pot, meskipun ketahannya tidak bisa bertahan lama. Maka sebaiknya, kita manfaatkan hanya memanfaatkan karung bekas tersebut sebagai pot sementara, karena bisa jadi kita belum punya pot yang cukup besar untuk tanaman tabulampot yang sudah tak muat ditempatkan di polybag.

Artikel Membuat Pot Dari Karung Bekas II ini meruapakan kelanjutan dari artikel sebelumnya, yang kali ini akan membahas bagaimana membuat pot cantik dan unik dengan menggunakan karung bekas sebagai mal atau media cetakanya. Agak sedikit ribet, tapi karena kita tidak punya mal pot yang permanen (seperti yang dipakai para penjual pot), pemanfaatan karung bekas tidak terlalu sulit untuk kita coba. Dan kelebihan pot ini adalah kekuatan dan bentuk yang bisa kita buat sesuka hati dan selera kita sendiri. Kekuatan tentu karena kita yang membuat sendiri,  kita juga yang mengatur komposisi campuran yang kita buat.


Bahan bahan yang diperlukan:
a. semen
b. pasir
c. karung bekas (bekas tempat gula atau pakan ternak 50 kg)









Langkah - langkah:
1. Kita isi karung bekas dengan pasir dan ikat bagian atas untuk menghindari kemasuan air hujan dan sekaligus membuat cetakan tidak goyang. Anda bisa menggantikan pasir dengan styrofoam jika anda aga kerepotan menggunakan pasir yang cukup berat bobotnya.
2. Siapakan adukan semen dan pasir dengan perbandingan 1:3 (1: semen, dan 3 pasir)
3. Buat bagian bawah (alas) pot dengan ketebalan 2 atau 3 cm
4. Buat lubang pembuangan dengan menggunakan kertas yang di bulatkan atau potongan pelepah pisang.
5. Letakkan cetakan karung yang sudah diisi pasir dan mulai melapisi karung. Usahakan lapisan pertama tidak terlalu tebal agar campuran bisa menempel pada karung.
6. Tunggu hingga 5 atau 6 jam untuk lapisan kedua.
7. Buat sabuk penguat di bagian atas untuk memperkuat pot, dan sekaligus sebagai aksesori yang bisa mempercantik pot.
8. Setelah kering dan kuat, keluarkan pasir dan karung dari dalam pot.
9. Pengecatan
10. Pot siap digunakan untuk tabulampot.


Beberapa orang teman yang sempat melihat langsung pot made in sendiri ini, rata - rata berkomentar tentang keuikannya. Ya tentu saja unik, karena tak ada pot  dengan  cetakan karung bekas ini tak ada yang bisa sama, dan tentu saja tidak ada dijual di toko...

Semoga bermanfaat. 
Salam Paijo... , Paguntaka Ijo, hijaukan halaman dan sekitar kita!

Friday, April 21, 2017

Jumat Ketujuh; Masjid Darul Istiqomah Kampung Bugis Tarakan

Info Paguntaka – Kita memang sering mengabaikan hal – hal kecil, karena kita anggap sepele. Maaf, bukan kita ya, yang sering abai seperti itu adalah saya. Masjid Darul Istiqomah ini sering saya lewati, karena memang setiap hari rute kerja saya setelah jalan Mulawarman adalah belok ke Jalan Jenderal Sudirman. Tapi, Masjid dengan gapura dipasang di pinggir jalan dan terpampang namanya dengan jelas, benar – benar tidak masuk dalam memori saya. Yang ada dalam ingatan saya hanya Masjid Kampung Bugis! Padahal Kampung Bugis itu luas dan punya tentunya ada banyak Masjid. Astaghfirullahhaladziim...






Masjid Darul Istiqomah termasuk strategis, berada di pinggir jalan utama Kota Tarakan, jalur padat kendaraan, berhadapan dengan Lopecoffee, Bank Danamon dan pertokoan di sepanjang jalan. Karena itu tak heran jamaah sholat Jumat penuh hingga di beranda depan dan samping masjid dan tentu tidak hanya warga dari sekitar wilayah itu saja. Karyawan toko,  pegawai kantor dan warga Tarakan yang kebetulan lewat saat masuk sholat Jumat menjadi jamaah tetap sholat Jumat. Meski tempat parkir tak mencukupi, anda tak perlu khawatir. Anda bisa memarkir kendaraan di pinggir jalan sekitar Masjid dengan nyaman, bahkan ada beberapa kendaraan yang diparkir di depan Cafe dan Toko.

Setelah mengambil air wudhu, saya segera  masuk dari pintu utama yang berada di samping, karena pintu samping inilah yang berhadapan dengan Jalan. Saya baca papan pengumuman petugas Jumat hari ini, Khotib,  Ustadz Andi Abdan Hafith, S.Kom. Wah, keren nih Khotibnya Sarjana Komputer,...kayanya agak jarang khotib yang pakar ilmu komputer di Tarakan.
Sengaja saya memilih tempat barisan belakang, biar enak kalo ambil foto saat khotbah. Dan khotib memulai khotbahnya...

Ralat,.. ternyata Ustadz Andi Abdan Hafith, tidak bisa mengisi khotbah dan digantikan oleh Ustadz SAIFULLAH, S.Pd.I. Info masuk satu minggu setelah publikasi.

Diawali dengan ajakan untuk meningkatkan Iman dan Taqwa kemudian masuk ke tema utama. Syukur dan Persiapan Menyambut Ramadhan. Syukur memang gampang diucapkan, tapi apa aplikasi syukur kita pada Allah? Untuk bisa bersyukur dengan baik, kita kembali pada tujuan diciptakannya manusia oleh Allah SWT.
Sebagaimana firmannya;
 “Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia, melainkan supaya mereka menyembah-Ku”. (QS. Adz Dzariyat: 56).

Dalam persiapan menyambut ramadhan yang sudah tinggal sebulan lagi,  Ustadz Andi Abdan Hafith mengingatkan jamaah untuk mengokohkan iman. Karena dengan iman kuat, kita bisa menjalankan perintah Allah dan menjauhi laranganNya.
Sebelum menutup khotbah tanpa teksnya, Khotib menyampaikan juga permasalahan yang ada di Kota Tarakan ini tentang banyaknya masjid megah tapi sedikit jamaah saat selain sholat jumat.

Masjid Darul Istiqomah termasuk masjid tua yang ada di Kota Tarakan. Didirikan tahun 1970 dari sebuah langgar atau mushola yang didirikan di atas tanah bantuan dari pemerintah. Masjid seluas 25 m x 25 m ini tampak sederhana. Dengan langit – langit yang tak terlalu tinggi tertulis kaligrafi indah,... Astaghfirullah,.. Kaligrafi singkat di langit – langit utama masjid ini tak bisa aku baca dan saya lupa juga tidak bertanya dengan Pak Irawan dan Pak Husein. Ternyata saya hanya bisa membaca kalimat yang tertulis di dinding depan diatas mihrab.  Kayanya saya memang harus berkunjung ke rumah beliau ni, tuk bersilaturahmi dan bertanya tentang kaligrafi di langit – langit Masjid Darul Istiqomah ini.



Qs.al-Hasyr: 19
"Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada mereka sendiri. mereka Itulah orang-orang yang fasik".
===========&*&===========


Sekadar Info



Payung raksasa Masjid Nabawi - Di pelataran Masjid Nabawi ada puluhan payung raksasa yang otomatis terbuka sebelum adzan subuh dan tertutup menjelang magrib. Payung-payung itu ditempatkan pada 2010 sebagai proyek Medina Haram. Proyek tersebut melibatkan berbagai pihak termasuk arsitek SL-Rasch, Menteri Perekonomian Arab Saudi, pabrik payung Jerman yaitu Liebherr serta perusahaan Jepang bernama Taiyo Kogyo.